~$~YUKK TRADING BITCOIN ~$~

SELAMAT DATANG DI TAMTAMCOMPUTER.

Selasa, 20 September 2011

Pemain Sepak Bola Yang Mati Di Tengah Lapangan

 
Meninggalnya Jumadi Abdi akibat benturan dengan pemain lain di lapangan menimbulkan berbagai reaksi. Bagaimana sebenarnya standar pengamanan di sepak bola Indonesia? Benarkah mengesampingkan keamanan pemain?
ROBI JOHAN, Samarinda
SATU lagi noktah hitam sepak bola Indonesia muncul ke permukaan. Kematian Jumadi Abdi yang berawal dari kecelakaan di lapangan saat memperkuat timnya melawan Persela Lamongan, minggu lalu, menjadi bahan pembelajaran semua pemain sepak bola. Olahraga terpopuler di dunia ini pada dasarnya jauh dari bentuk kekerasan. Meski, kontak bodi antarpemain tidak bisa dikesampingkan dari permainan 11 lawan 11 ini.

Kecekatan pemain dalam memainkan bola menggunakan kaki, juga jarang menimbulkan risiko kecelakaan yang fatal. Kalaupun ada risiko cedera, biasanya dialami pemain tidak jauh dari organ penopang tubuh bernama kaki. Banyak bagian tungkai hingga pahan yang rawan cedera. Mulai dari metatarsus, engkel, lutut, pangkal paha atau jaringan otot yang robek baik karena benturan dengan pemain lain, atau faktor kelelahan. Meski tidak jarang terjadi cedera pada organ selain kaki, namun itu bisa dikategorikan sebagai pengecualian.

Sebenarnya apa yang dialami Jumadi Abdi bukan kali pertama di Indonesia. Di tahun 2000 silam, publik Tanah Air dikejutkan dengan meninggalnya pemain Persebaya Surabaya Eri Irianto setelah mengalami benturan pada pertandingan menghadapi PSIM Jogjakarta. Meski kematian Eri dikaitkan dengan indikasi pemain tersebut mengonsumsi narkoba, tapi penurunan kondisi pemain tersebut berawal dari lapangan hijau.

Memang, tidak bisa disalahkan jika kematian Jumadi Abdi semata benturan dengan Deny Tarkas. Yang jadi pertanyaan adalah, apakah semua pemain mendapatkan porsi pengamanan dari panitia pertandingan?

Jika merujuk pada penanganan Jumadi, bisa dijawab hal tersebut sudah dilakukan dengan maksimal. Bontang PKT yang memainkan laga di Stadion Mulawarman dikenal publik sepak bola tanah air memiliki stadion dengan fasilitas penunjang kelas wahid. Kualitas rumput, lampu stadion, bahkan penunjang kesehatan adalah alasan kenapa penilaian tersebut mengemuka.

Satu contoh pelayanan yang menunjang profesionalisme tim medis PKT adalah penggunaan mobil golf untuk mengevakuasi pemain yang mengalami kendala di lapangan dengan segera. Atau, segera dibawa RS PKT yang juga masih dalam areal perusahaan PT Pupuk Kaltim, yang berjarak tidak lebih dari 1 km dari stadion. Wajar jika sarana tersebut yang menjadi salah satu acuan Badan Liga Sepak Bola Indonesia (BLI) merekomendasikan PKT bermain di Djarum Indonesia Super League (DISL) 2008/09. Meski, pada awalnya, tim ini tidak lolos kualifikasi dasar, yaitu menempati urutan 1-9 pada Ligina musim sebelumnya.

Imral Usman, rekan setim Jumadi di PKT, mengakui tragedi Jumadi merupakan pelajaran berharga. Bukan karena takut berduel dengan pemain lain, tapi kapten PKT tersebut mengaku mulai menghindari perebutan bola yang tidak mungkin dimenangkannya.

“Saya pilih aman,” ucap Si Korea, sapaannya, yang mengaku masih terpukul dengan kematian Jumadi.

Namun, dia juga mengakui jika benturan di lapangan memang tidak bisa terhindarkan. Terutama jika ia yang berposisi sebagai gelandang serang dalam posisi memegang kendali bola.

“Risiko memang selalu ada, tapi kalau masih mungkin dihindari saya tidak akan memaksa,” tuturnya.

Gelandang asing Persisam Putra, Jardel Santana juga mengatakan semua risiko siap ditanggung. Sebagai pemain profesional, dirinya memenangkan setiap pertandingan meski cedera selalu menghantui. “Tuhan punya kehendak. Tapi sebagai pemain, saya siap menanggung risiko,” tuturnya.

Menurut top scorer sementara Divisi Utama ini, memang ada baiknya jika pemain yang turun bertanding juga siap menerima semua risiko. Biarpun sepak bola bukan olahraga yang mengeksploitasi kekerasan, tapi semua kemungkinan bisa terjadi di lapangan. “Oke itu jadi pelajaran. Tapi saya akan tetap main seperti biasa,” imbuhnya.

Ferry Aman Saragih, gelandang Mitra Kukar, menilai profesi pesepak bola tidak selamanya bisa menopang ekonomi keluarga. Karena itulah, diperlukan jaminan masa depan. Asuransi pemain dinilainya sudah seharusnya dilakukan, baik oleh klub ataupun pemain.

“Saya jadi pikir-pikir dan berniat asuransi. Jujur kalau main bola tidak bisa terus menghasilkan duit. Dan, kita tidak punya dana pensiun seperti pegawai negeri,” tutur Fery.

Ya, asuransi seperti harapan Ferry Aman memang bisa menjadi satu pengaman masa depan. Klub-klub di Indonesia yang sedang dalam tahap menuju taraf profesionalisme selayaknya mulai memikirkan permasalahan seperti ini. Merunut ke belakang, selain kasus Jumadi Abdi dan Eri Irianto, Kaltim Post mencatat 11 kasus kematian di lapangan hijau di berbagai negara. Bukan untuk memberikan rasa ngeri bagi pesepak bola lain, tapi nilai sebuah pengorbanan selayaknya mendapat ganjaran setimpal. Tidak terkecuali dari klub. (*)
MEREKA MENINGGAL DI LAPANGAN
Phil O'Donnell

Kapten tim Motherwell (Skotlandia), 35 tahun, meninggal dunia setelah pingsan saat memperkuat timnya menghadap Dundee United dalam laga di kompetisi Liga Primer Skotlandia, Sabtu 29 Desember 2007 malam di Fir Park.
Antonio Puerta

Bek Sevilla, 22 tahun, meninggal tiga hari sesudah (sempat) pingsan dalam laga La Liga melawan Getafe, Sabtu, 25 Agustus 2007.
Chaswe Nsofwa

Pemain 27 tahun, mantan striker Zambia, pingsan dan meninggal ketika mengikuti sesi latihan bersama klubnya, Hapoel Beersheba (Israel). Saat itu suhu udara mencapai 40 derajat Celcius.
Hugo Cunha

Gelandang Uniao Leiria (Portugal), 28 tahun, meninggal pada Juni 2005.
Serginho

Bek Sao Caetano (Brasil), 30 tahun, meninggal saat laga Piala Brasil melawan Sao Paulo, Oktober 2004.
Miklos Feher

Pemain 24 tahun, asal Hungaria meninggal pada Januari 2004 saat memperkuat klubnya, Benfica bertanding melawan Vitoria Guimaraes.
Max Ferreira

Umur 20 tahun, pemain Botafogo (Brasil) meninggal di rumah sakit pada Juli 2003 usai pertandingan.
Marc-Vivien Foe

Pemain 28 tahun, meninggal di lapangan saat laga Kamerun vs Kolombia, Juni 2003 di semifinal Piala Konfederasi. Timnya menang 1-0.
Marcio Dos Santos

Striker Brasil berumur 28 tahun meninggal dunia beberapa jam setelah bertanding bersama klubnya Deportivo Wanka (Peru) pada Oktober 2002. Indikasi gagal jantung.
Eri Irianto

Gelandang berumur 26 tahun yang membela Persebaya Surabaya, meninggal dunia diduga akibat gagal jantung, pada 3 April 2000 di RSUD dr Soetomo. Ia meninggal setelah beberapa jam dirawat karena kondisinya memburuk pada pertandingan melawan PSIM Jogjakarta.
Dave Longhurst

Pemain The York City berumur 25 tahun. Meninggal pada September 1990. Sebelumnya, Longhurts dua menit pingsan di lapangan saat timnya berhadapan dengan Lincoln City.
Samuel Okwaraji

Pemain Nigeria berumur 24 tahun meninggal pada Agustus 1989. Ia membela negaranya menghadapi Angola pada pertandingan babak kualifikasi PD 1990.http://www.exelroze.info/2011/09/pemain-sepak-bola-yang-mati-di-tengah.htm

Minggu, 18 September 2011

Beberapa Teknologi Canggih di Zaman Dahulu

Sulit untuk membayangkan pada 2000 - 5000 tahun yang lalu manusia telah mengenal sistem elektronik, peradaban manusia di zaman dahulu memang terbukti sudah sangat maju. Terbukti dengan temuan - temuan yang cukup mencengangkan. Dan berikut adalah beberapa temuan yang membuktikan bahwa peradaban manusia di zaman dahulu memang sangat maju.

1.Baghdad Battery


Ternyata teknologi bukan merupakan sesuatu yng asing di zaman dulu. Terbukti dengan penemuan Baghdad Batteries, sebuah artifak kuno yang berasal dari 2000 tahun lebih.
Temuan ini cukup membingungkan para ilmuan saat ini, bagaimana tidak, untuk apa baterai pada zaman itu ? apa mungkin dulu juga ada benda elektronik lain seperti radio, jam atau yang lainnya yang menggunakan tenaga baterai ?? sulit menjawabnya.
Arifak ini terdiri atas sebuah silinder tembaga, batang besi serta aspal yang disusun sedemikian rupa dalam sebuah jambangan kecil (tinggi 14 cm, diameter 8 cm) yang terbuat dari tanah liat.

Sekitar 1.5 volt mampu dihasilkan oleh baterai kuno ini setelah diteliti oleh para ahli, dan juga mampu bekerja selama 18 jam nonstop.

2. Dendeera Lamps

Dendera Lamps merupakan sebuah relief yang ditemukan di kuil tepatnya di Mesir yang menggambarkan seorang Pharaoh sedang menggenggam sebuah benda mirip dengan bola lampu lengkap dengan penggambaran kabel beserta catu dayanya. Berarti dahulu kala ilmuan kuno di mesir mencoba membuat alat penerangan canggih, yang berbentuk bola lampu. Apakah benar gambar yang tertera di relief tersebut adalah bola lampu, dan apakah bola lampu tersebut berhasil menyala ?? masih misteri.

Itulah beberapa teknologi yang berhasil diciptakan berabad-abad lalu. Baterai sendiri secara resmi ditemukan oleh John Travolta ditahun 1800, dan induksi elektromagnetik dan hukum elektrolisis ditemukan oleh Michael Faraday ditahun 1831. Kalau benar sekitar 2000 - 5000 tahun yang lalu sudah ada baterai atau bola lampu, berarti betapa majunya peradaban di zaman dahulu kala.

Sejarah Spongebob Squarepants


1.SEJARAH SINGKAT
SpongeBob SquarePants adalah sebuah serial film animasi yang paling populer di Nickelodeon. Pada awalnya serial kartun ini ditayangkan pada tahun 1999 di Amerika Serikat dan dicipta oleh Stephen Hillenburg, seorang animator dan ahli biologi laut, dan diterbitkan oleh perusahaan beliau, United Plankton Pictures Inc. Seri kartun ini ditayangkan di Malaysia menerusi saluran Nickelodeon dan TV3, dan juga melalui saluran TV9 yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Melayu.

Di Indonesia serial ini dipopulerkan oleh Lativi (sekarang TvOne), kemudian hak tayang acara-acara yang diproduksi oleh Nickelodeon dibeli oleh Global TV. Kartun ini diciptakan oleh seorang ahli biologi laut dan animator Stephen Hillenburg dan lalu dirilis melalui perusahaannya United Plankton Pictures Inc. Serial ini settingnya berada di Samudra Pasifik di kota Bikini Bottom.

2.LATAR
SpongeBob SquarePants ialah seekor spons yang tinggal dalam sebuah rumah nanas dalam laut di kota Bikini Bottom, manakala tetanggannya Squidward Tentacles ialah seekor gurita yang tinggal dalam rumah moai. Tetangga SpongeBob yang lain dan teman akrabnya, Patrick Star seekor bintang laut merah muda, tinggal di bawah sebuah batu. Rumah Squidward terletak di antara rumah Spongebob dan rumah Patrick, dan inilah yang meresahkan Squidward.


SpongeBob dan kawan-kawannya tinggal di kota Bikini Bottom dalam lautan Pasifik. Bikini Bottom dilihatkan sebagai sebuah kota biasa dengan pusat kota, pinggir kota, kawasan pantai, lapangan terbang, rangkaian bunga laut dan taman hiburan sendiri. Stephen Hillenburg pernah berkata bahawa Bikini Bottom direka lebih kurang berdasarkan kota Seattle, Washington.

Hewan peliharaan SpongeBob ialah seekor siput laut bernama Gary, yang "mengeong" seperti kucing. Meskipun tidak banyak berbicara (kecuali dalam beberapa episode), watak-watak lain kelihatan mampu memahaminya. Tambahan pula, cacing laut menyalak seperti anjing dan dirantai. Ubur-ubur disamakan dengan lebah; bunyi desas-desus, sengatan bisa (tetapi kelihatan seperti kejutan elektrik), dan menghasilkan "jeli" yang lezat, memperolok-olok nama "jellyfish" sambil membandingkan jeli dengan madu lebah. Ikan berperan sebagai warga kota tetapi tidak dijadikan tokoh penting.

SpongeBob yang penyerap, kuning, dan berlubang ini, bekerja sebagai juru masak di Krusty Krab, sebuah restoran makanan cepat saji, dimana Squidward juga bekerja sebagai kasir. Krusty Krab dimiliki Eugene H. Krabs (Mr. Krabs). Sheldon J. Plankton adalah musuh bebuyutan Krabs yang memiliki sebuah restoran makanan cepat saji bertaraf rendah bernama The Chum Bucket yang terletak berhadapan Krusty Krab. The Chum Bucket seolah-olah tidak pernah dikunjungi pelanggan, dan Plankton meluangkan kebanyakan waktunya untuk merancang peralatan untuk mencuri resep burger Krabby Patty milik Mr. Krabs. Plankton hanya berhasil mencuri resep itu dalam The Spongebob Squarepants Movie; formulanya tidak pernah diperlihatkan kepada penonton. Istri komputer Plankton, Karen, kadang-kala membantunya dalam rancangan jahatnya atau bertengkar dengannya.

Satu lagi kawan SpongeBob ialah Sandy Cheeks, seekor tupai yang berasal dari Texas dan tinggal di dalam kubah anti-air di Bikini Bottom. Dia diantar ke dalam lautan oleh majikan-majikannya yang berupa simpanse. Ketika di luar kubahnya, dia memakai baju seperti Astronot.

Penduduk Bikini Bottom mengendarai kapal seolah-olah mobil. SpongeBob masih belajar dalam sekolah mengemudi setelah gagal dalam ujian mengemudi (ada 2 versi tentang ketidaklulusan ini,yaitu 58 kali(menurut episode"Drive to Tears"),dan 1.000.006 kali(menurut episode"Mrs.Puff,you Fired"). Setiap pergerakan menghasilkan gelembung untuk mengingkatkan penonton bahawa cerita ini berlatarkan lautan. Namun begitu, terdapat babak-babak di mana terdapat selapisan air yang berasingan daripada air lautan (seperti adanya pantai) dan api bisa dinyalakan dalam lautan.

(SUMBER : ID.WIKIPEDIA.ORG)

8 Pertanyaan Jebakan Pada Saat Wawancara Kerja

Dalam proses perekrutan pegawai tiap perusahaan membutuhkan beberapa tahapan untuk melakukan seleksi bagi pelamar pekerjaan yaitu pada umumnya tahapan test tertulis, interview, test kesehatan (kalau ada). Tidak sedikit pula banyak dari calon karyawan yang telah lulus dalam test tertulis akan tetapi gagal dalam tahap interview atau wawancara. Mungkin ada baiknya membaca artikel ini yang diharapkan bisa membantu para calon karyawan dalam menyiasati pertanyaan dari pewawancara. Berikut beberapa daftar pertanyaan yang mungkin adalah sebuah jebakan dalam sebuah proses wawancara:

1. Mengapa kami harus mempekerjakan Anda? Ini peluang Anda untuk “menjual” diri Anda. Uraikan dengan singkat dan jelas kelebihan yang Anda miliki, kualifikasi Anda dan apa yang dapat Anda sumbangkan bagi perusahaan tersebut. Hati-hati , jangan memberikan jawaban yang terlalu umum. Hampir setiap orang mengatakan mereka merupakan seorang pekerja keras dan memiliki motivasi. Berikanlah jawaban yang memperlihatkan keunikan yang Anda miliki.

2. Mengapa tertarik bekerja di perusahaan ini?
Pertanyaan ini merupakan salah satu alat bagi si pewawancara untuk mengetahui apakah Anda mempersiapkan diri anda dengan baik. Jangan pernah datang untuk sebuah wawancara pekerjaan tanpa mengetahui latar belakang perusahaan. Dengan memiliki informasi yang cukup mengenai latar belakang perusahaan tersebut maka pertanyaan di atas memberikan kesempatan kepada Anda untuk memperlihatkan inisiatif, dan menunjukkan apakah pengalaman serta kualifikasi yang Anda miliki sepadan dengan posisi yang diperlukan.

3. Apa kelemahan utama Anda?
Rahasia dalam menjawab pertanyaan di atas adalah dengan berkata jujur mengenai kelemahan Anda, tapi jangan lupa menjelaskan bagaimana Anda mengubah kelemahan tersebut menjadi kelebihan. Misalnya, bila Anda memiliki masalah dengan perusahaan terdahulu, perlihatkan langkah yang Anda ambil. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda memiliki kemampuan dalam mengenali aspek yang perlu diperbaiki dan inisiatif dalam memperbaiki diri Anda.

4. Mengapa berhenti dari perusahaan terdahulu?
Walaupun Anda berhenti dari pekerjaan terdahulu dengan cara yang tidak baik, Anda harus berhati-hati dalam memberikan jawaban. Usahakan untuk memberikan jawaban yang diplomatis. Bila Anda memberikan jawaban yang mengandung aspek negatif, kompensasikan jawaban tadi dengan jawaban yang positif. Bila anda mengeluhkan tentang pekerjaan terdahulu, maka hal ini tidak memberi poin apa-apa buat Anda.

5. Bagaimana Anda mengatasi masalah?
Tidak mudah memberikan jawaban bila Anda mendapatkan pertanyaan seperti di atas, terutama bila Anda baru lulus dan tidak memiliki pengalaman kerja. Pewawancara ingin melihat apakah Anda dapat berpikir kritis dan mengembangkan solusi tanpa melihat jenis permasalahan yang Anda hadapi, bahkan walaupun Anda tidak memiliki waktu yang cukup dalam mengatasi masalah yang dihadapi. Gambarkan langkah-langkah yang Anda lakukan dalam memprioritaskan pekerjaan. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda bertanggungjawab dan tetap dapat berpikir jernih walaupun sedang menghadapi masalah.

6. Prestasi apa yang dibanggakan?
Rahasia dari pertanyaan di atas adalah dengan menyeleksi dan memilih secara spesifik prestasi yang berhubungan dengan posisi yang sedang ditawarkan. Walaupun Anda pernah menjuarai bola basket pada waktu kuliah, tetapi ini bukan merupakan sebuah jawaban yang diharapkan. Berikan jawaban yang lebih profesional dan lebih relevan. Pikirkan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut dan kembangkan contoh yang memperlihatkan bagaimana Anda dapat memenuhi kebutuhan perusahaan.

7. Berapa gaji yang Anda harapkan?
Pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang tersulit terutama bagi mereka yang tidak memiliki pengalaman kerja yang cukup.Yang perlu Anda lakukan sebelum wawancara adalah mencari tahu pasaran gaji untuk posisi yang ditawarkan agar Anda dapat memberikan jawaban atas pertanyaan ini. Beritahu pewawancara bahwa Anda terbuka untuk membicarakan mengenai kompensasi bila saatnya tiba. Bila terpaksa, berikan jawaban yang berupa kisaran angka, bukan angka tertentu.

8. Bisa ceritakan mengenai diri Anda?
Mungkin pertanyaan di atas tampaknya mudah tetapi pada kenyataannya tidaklah semudah yang Anda bayangkan. Yang pasti Anda harus menyadari bahwa pewawancara tidak tertarik untuk mengetahui apa yang Anda lakukan di akhir pekan ataupun dari daerah mana Anda berasal. Pewawancara berusaha mengetahui Anda secara profesional. Siapkan dua atau tiga poin mengenai diri Anda, baik pengalaman kerja maupun sasaran karir Anda dan tetap konsisten. Rangkum jawaban Anda dengan mengungkapkan keinginan Anda sebagai bagian dari perusahaan tersebut. Bila memiliki jawaban yang mantap maka hal ini dapat membawa Anda pada pembicaraan yang memperlihatkan kualifikasi Anda.

Misteri Lagu untuk Memanggil Kuntilanak!


"ingsir wengi sliramu tu****ng sirno
ojo tangi nggonmu guling
awas jo ngetoro
aku lagi bang wingo wingo
jin setan kang tak utusi
jin setan kang tak utusi
dadyo sebarang
wojo lelayu sebet"

Petikan syair diatas pasti tidak asing lagi bagi yang pernah menonton film kuntilanak yang dibintangi julie estelle, itu adalah syair durma yang bisa memanggil kuntilanak seperti yang diceritakan dalam film tersebut.

Durma itu adalah salah satu pakem lagu dalam Macapat. Macapat adalah kumpulan lagu Jawa yang mencakup 11 pakem (Dandhanggula, Mijil, Pocung, Megatruh, Gambuh, Sinom, Maskumambang, Pangkur, durma, Asmarandana, dan Kinanthi). Tradisi Macapat ini diperkirakan sudah mulai ada sejak jaman akhir kerajaan Majapahit.

kira-kira artinya kayak gini:

Menjelang malam, dirimu(bayangmu) mulai sirna…
Jangan terbangun dari tidurmu…
Awas, jangan terlihat (memperlihatkan diri)…
Aku sedang gelisah,
Jin setan ku perintahkan
Jadilah apapun juga,
Namun jangan membawa maut…

Setiap jenis pakem itu ada rumusnya (misal terdiri berapa baris; berapa suku kata; dan bunyi vokal tiap akhir baris). Jadi durma pun punya rumus juga, dan Tembang durma itu nggak cuma satu macam tapi banyak judulnya. Yang di muat di film itu cuma salah satunya. Rumus pakem lagu durma adl: 12-a; 7-i; 6-a; 7-a; 8-i; 5-a; 7-i.

Setiap tembang dalam Macapat mencerminkan watak yang berbeda-beda. durma, disebut sebagai bagian Macapat yang mencerminkan suasana/sifat keras, sangar, dan suram. Bahkan kadang mengungkapkan hal-hal yg angker dlm kehidupan. Cocok tuh, kalo film Kuntilanak mengekspos tembang ini. Tauuu aja…

Dalam tradisi Jawa, ada istilah Tembang dolanan (Lagu Mainan). Yang dimaksud adalah lagu yang dipakai untuk ritual permainan magis Jawa. Misal, ada lagu untuk memainkan Jalangkung; ada lagu untuk memanggil roh dlm permainan boneka Ni Thowong; dsb. Ada pula lagu yang dipercaya bisa memanggil buaya di sungai (dari pakem Megatruh), dan oleh orang Jawa sampai saat ini masih menjadi mitos larangan untuk dinyanyikan di sungai.

Tapi untuk lagu-lagu ritual, biasanya nggak berdiri sendiri untuk memfungsikannya. Lagu itu dinyanyikan dengan iringan syarat ritual yg lain. Tiap ritual syarat/sesajinya biasanya sangat spesifik, jadi kalo tidak memakai sesaji itu ya lagu yg dinyanyikan nggak akan berpengaruh.

Di adat Jawa, ada lagu lain untuk "manggil" setan:

Sluku-sluku bathok, bathok’e ela-elo
Si romo menyang solo, oleh-oleh’e payung muntho
Mak jenthit lo-lo lobah, wong mati ora obah
Yen obah medheni bocah…
Dulu sebelum ada mainan2 canggih kayak sekarang, yg ada cuma mainan tradisional. Anak – anak Jawa punya tradisi, kalo bulan purnama mereka bikin boneka dari keranjang bunga yg habis dipakai buat ziarah (kayak Jelangkung). Trus bikin sesaji bunga tujuh rupa, sirih, dan tembakau, ditaruh di salah satu pinggir sungai.

di malam bulan purnama, anak – anak mengelilingi boneka itu sambil menyanyikan lagu tadi. Lagu itu dinyanyikan berulang kali sambil memegang boneka, dan lalu… Boneka akan bergerak… agresif…!

Itu artinya roh penunggu sungai telah masuk ke boneka dan mau diajak bermain. Permainannya, boneka itu harus terus dipegang dan roh boneka itu akan membawa pemegangnya berlari-lari kemana-mana, lalu ini dijadikan permainan kejar-kejaran.

Siapa yg kelelahan akan ‘ditangkap’ oleh ‘boneka hidup’ itu, dipukuli dengan kepala boneka yg biasanya dibuat dari tempurung. Yang menggerakkan adl roh di dlm boneka itu.

Permainan ini disebut Ni Thowong, atau Ninidok, atau ada lagi yg nyebut Nini Thowok.

Permainan tersebut emang lazim dimainkan anak – anak jaman dulu, soalnya jaman dulu belum ada mal, belum ada bioskop apalagi playstation, dll..

Mantra penanggulangannya

Nga tha ba ga ma,
Nya ya ja dha pa,
La wa sa ta da,
Ka ro co no ho. (di baca 7 kali)

Jika diamati, mantra diatas sebenarnya adalah ejaan huruf Jawa tapi disusun terbalik. Itu disebut Caraka Walik, mantra Jawa Kuno untuk menangkal roh jahat.(exelroze.info)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More